Apa itu WHO ? Fungsi, Sejarah, dan Perannya

0
apa itu who

Apa itu WHO : Fungsi, Sejarah, dan Perannya:

Estimasi waktu baca: 8 menit

Ringkasan: Artikel ini membahas tentang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk fungsi, sejarah, dan perannya dalam menjaga kesehatan global. WHO berperan penting dalam menangani berbagai isu kesehatan internasional dan berkolaborasi dengan negara-negara untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Definisi dan Latar Belakang

Apa Itu WHO?

WHO adalah badan khusus PBB yang bertanggung jawab mengkoordinasikan isu kesehatan global. Didirikan pada 7 April 1948, WHO memiliki misi utama yaitu “mencapai derajat kesehatan tertinggi bagi semua orang” melalui pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan respons krisis.

Struktur organisasi WHO terdiri dari kantor pusat di Jenewa, Swiss, yang dikelilingi oleh enam kantor regional di berbagai belahan dunia dan lebih dari 150 negara anggota. Organisasi ini berpusat pada pengembangan kebijakan dan panduan kesehatan yang dapat diimplementasikan di berbagai negara.

Sejarah Singkat

Sejarah WHO dapat ditelusuri kembali ke tahun 1945, ketika konsep lembaga ini diperdebatkan dalam Konferensi PBB di San Francisco. WHO secara resmi berdiri pada tahun 1948 setelah diratifikasi oleh 61 negara. Pada periode pasca Perang Dunia II, banyak wabah penyakit menular yang muncul akibat kondisi sosial yang tidak stabil; inilah yang mendorong pembentukan WHO.

Dari awal yang fokus pada penyakit menular seperti cacar, WHO telah beradaptasi dan berkembang seiring waktu untuk menangani isu-isu kesehatan yang lebih kompleks, termasuk kesehatan mental, perubahan iklim, dan pemerataan akses kesehatan (sumber: WHO History).

Fungsi dan Peran WHO

Koordinasi Global

Salah satu fungsi utama WHO adalah mengkoordinasikan respons kesehatan global di saat krisis. Contoh yang paling jelas adalah pengelolaan pandemi COVID-19. Pada Januari 2020, WHO mendeklarasikan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) setelah ditemukan kasus COVID-19 pertama di Wuhan, China.

Melalui peran pertamanya ini, WHO mengembangkan berbagai protokol darurat untuk menangani penyebaran virus, termasuk pembentukan program COVAX untuk memastikan distribusi vaksin yang adil di seluruh dunia.

Penetapan Standar Kesehatan

WHO berperan dalam penetapan standar kesehatan global melalui berbagai peraturan yang mengikat negara anggota. Salah satu contohnya adalah penyusunan International Health Regulations (IHR), yang memberikan pedoman bagi negara-negara tentang bagaimana merespons situasi kesehatan darurat yang bersifat internasional.

WHO juga mendapatkan pengakuan global dengan publikasi International Classification of Diseases (ICD) yang menjadi referensi untuk klasifikasi diagnosis medis dan penyakit.

Dukungan Teknis ke Negara Berkembang

Salah satu aspek penting dari fungsi WHO adalah memberikan dukungan teknis kepada negara-negara berkembang. Misalnya, program imunisasi yang dilaksanakan WHO bertujuan untuk menurunkan angka kematian anak melalui vaksinasi dasar. Salah satu contoh suksesnya adalah eradikasi polio di Nigeria pada tahun 2020, yang terjadi melalui kerja sama antara WHO, UNICEF, dan pemerintah setempat .

Studi Kasus: Peran WHO dalam Pandemi

COVID-19 (2020-Sekarang)

Pandemi COVID-19 merupakan ujian terbesar bagi WHO dan sistem kesehatan global. Respons awal WHO yang proaktif, termasuk deklarasi PHEIC, memberikan panduan kepada negara-negara dalam menangani penyebaran dan dampak virus. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, WHO membentuk kolaborasi internasional melalui ACT-Accelerator

Ebola di Afrika Barat (2014-2016)

Sebelum COVID-19, WHO juga berperan dalam menangani wabah Ebola yang melanda Afrika Barat antara tahun 2014 dan 2016. Pada saat itu, WHO bekerja sama dengan berbagai organisasi dan pemerintah lokal untuk mengatasi penyebaran virus. Kasus ini menunjukkan pentingnya respons cepat dari WHO dan kekuatan kerjasama internasional dalam mitigasi wabah penyakit .

Program Prioritas untuk Negara Berkembang

Pengendalian Malaria

Salah satu program prioritas WHO adalah pengendalian malaria. Melalui Global Malaria Programme, WHO telah berhasil mengurangi lebih dari 1,5 miliar kasus malaria di seluruh dunia sejak tahun 2000 .

Akses Air Bersih

Program lain yang menjadi prioritas WHO adalah akses air bersih dan sanitasi melalui kolaborasi dengan UNICEF. Ini termasuk program Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) .

Tantangan dan Kritik

Pendanaan Tidak Merata

Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh WHO adalah pendanaan yang tidak merata. Hanya sekitar 20% dari total anggaran WHO berasal dari iuran wajib negara-negara anggota. Ketergantungan ini dapat menciptakan potensi untuk bias dalam pengambilan keputusan.

Politik Global

Politik global dapat memengaruhi efektivitas WHO sebagai organisasi kesehatan global. Contohnya adalah penarikan sementara Amerika Serikat dari WHO oleh pemerintahan Trump pada tahun 2020, yang dikhawatirkan mengganggu upaya kolaborasi internasional dalam penanganan pandemi .

BACA JUGA : Cek Kesehatan Gratis, Panduan Lengkap dan Cara Daftar

Kesimpulan

Secara keseluruhan, WHO berperan sebagai koordinator krisis kesehatan, pendukung negara-negara miskin, dan penjaga standar medis global. Melalui sejarah panjangnya, lembaga ini telah menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi dan berkembang meskipun dihadapkan pada tantangan yang signifikan. Mari kita bersama-sama mendukung usaha WHO dalam menjaga kesehatan umat manusia di seluruh dunia.

FAQ

  • Apa pengertiannya “WHO”?
    WHO (World Health Organization) adalah badan dunia yang bertanggung jawab untuk kesehatan global.
  • Apa tujuan WHO?
    Tujuan WHO adalah untuk meningkatkan kesehatan global, memberikan bantuan medis, menetapkan standar kesehatan internasional, dan memimpin respon terhadap pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *